
MEDAN.Ersyah.com l Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution, menggelar pertemuan dengan sejumlah serikat pekerja di kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Kamis (28/8/2025).
Dalam kesempatan itu, Bobby mendengarkan berbagai aspirasi para pekerja yang berkaitan dengan kenaikan upah, rumah layak huni, keselamatan kerja, PHK, hingga praktik outsourcing.

Rombongan serikat pekerja yang hadir terdiri dari Serikat Pekerja Nasional Sumut, Serikat Buruh Seluruh Indonesia Sumut, KSPSI AGN, Serikat Pekerja Metal Indonesia, dan beberapa organisasi lainnya.
Mereka menyampaikan harapan agar pemerintah daerah lebih memperhatikan kesejahteraan buruh di tengah tantangan ekonomi saat ini.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Bobby mengajak seluruh serikat pekerja untuk bersama-sama membangun Sumut yang lebih maju dan sejahtera. Mengenai isu kenaikan upah, ia menjelaskan bahwa keputusan tersebut harus mempertimbangkan berbagai faktor, terutama kondisi pertumbuhan ekonomi daerah.
“Aspirasi soal upah sangat wajar dan kita semua ingin yang terbaik. Namun kita juga harus melihat secara objektif kondisi daerah dan negara secara keseluruhan,”ujar Bobby.
Selain upah, rumah layak huni menjadi prioritas. Bobby menyambut baik program KPR subsidi dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman RI yang menyediakan kuota 15.000 unit untuk Sumut.
Ia bahkan telah berkoordinasi dengan Real Estate Indonesia (REI) yang siap membangun hingga 27.000 unit rumah subsidi, dengan lokasi strategis dekat kawasan industri.
“Jika buruh mau mengambil 10.000 unit, itu sangat menggembirakan. Pemerintah provinsi juga siap memberikan insentif awal seperti biaya notaris dan BPHTB melalui Bank Sumut atau BRI,”jelasnya.
Soal pemutusan hubungan kerja (PHK), Bobby mengajak serikat pekerja berkolaborasi dengan Dinas Tenaga Kerja untuk mendata pekerja yang terdampak PHK.
Ia juga menawarkan program inovatif, yaitu mengikutsertakan pekerja PHK dalam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), sejalan dengan target pembangunan 1.792 SPPG di Sumut untuk mendukung program nasional makan bergizi gratis.
Ketua DPD Serikat Pekerja Nasional Sumatera Utara, Anggiat Pasaribu, mengapresiasi inisiatif gubernur.
Ia menegaskan pentingnya komunikasi intensif antara serikat dan pemerintah untuk menghasilkan kebijakan yang bermanfaat bagi para pekerja.
“Kami siap berkolaborasi mendukung program Gubernur dan Presiden untuk kemajuan Sumut dan Indonesia,”tegas Anggiat.
Pertemuan juga dihadiri jajaran pejabat penting seperti Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Basarin Yunus Tanjung, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Yuliani Siregar, serta perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Sumut.(red01)
