
BATUBARA.Ersyah.com l Intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Batubara kembali memicu banjir di sejumlah titik.
Polres Batubara bergerak cepat melakukan monitoring sekaligus memberikan pelayanan kepada warga terdampak,Jumat (28/11/2025).
Dalam kegiatan lapangan, Bripka KR. Aruan, selaku Bhabinkamtibmas, turun langsung memantau kondisi banjir di berbagai desa.
Berdasarkan laporan resmi, kondisi terkini di lapangan, Dusun 7 Kenanga, Desa Titi Putih, Kecamatan Lima Puluh Pesisir, Ketinggian air 15–50 cm, 15 unit rumah terendam dan tidak ada korban jiwa.
Pada Dusun 3, 4, 5, dan 6, Desa Pematang Panjang, Ketinggian air 25–60 cm dan 400 rumah, 300 KK terdampak.
Dusun 1–7, Desa Titi Merah, Ketinggian air 25–60 cm, 126 rumah, 126 KK terdampak.
Desa Bulan Bulan, Ketinggian air 20–40 cm, 41 rumah, 41 KK terdampak.
Setiap desa telah mendirikan posko penanganan banjir sementara untuk membantu warga yang membutuhkan.
Penyebab meningkatnya banjir di wilayah Batubara, karena curah hujan sangat tinggi dalam beberapa hari terakhir, sehingga debit air sungai meningkat tajam dan meluapnya kanal di kawasan Titi Merah, Kecamatan Lima Puluh Pesisir.
Polres Batubara menyampaikan beberapa langkah yang terus dilakukan seperti monitoring berkelanjutan pada seluruh titik banjir, himbauan langsung kepada warga terdampak untuk meningkatkan kewaspadaan dan terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan instansi terkait untuk pendirian tenda bantuan dan penanganan darurat.
Kasi Humas Polres Batubara, AKP Ahmad Fahmi menyebut, petugas tidak hanya fokus pada banjir, tetapi juga bencana susulan seperti tanah longsor.
Selain banjir, personil Polsek Lima Puluh juga melakukan monitoring pembangunan beronjong akibat tanah longsor yang menelan satu rumah warga di Lingkungan VII, Kelurahan Lima Puluh.
Sebagai petugas pengamanan, Aiptu Elijon Manurung dan Bripka M. Irsan Lubis.
Pembangunan beronjong dilaporkan berjalan lancar dan terus dipantau untuk mencegah longsor susulan.
“Polres Batubara mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi peningkatan air dan segera melapor jika membutuhkan bantuan,”ucap AKP Fahmi.(mn)










