
BATUBARA l Ersyah.com l Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batubara menggelar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah,Rabu (11/2/2025) di Aula Kantor Bupati Batubara.
Kegiatan mengusung tema “Dengan Peringatan Isra Mi’raj Meningkatkan Ketaqwaan kepada Allah SWT Menuju Batu Bara Bahagia”.
Acara dihadiri Wakil Bupati Batubara Syafrizal bersama Ketua TP PKK Kabupaten Batubara Ny. Henny Heridawaty Baharuddin, Staf Ahli TP PKK Ny. Leli Syafrizal serta unsur pemerintah dan masyarakat.
Pelaksanaan tidak sekadar seremoni keagamaan, tetapi menjadi ajang memperkuat keimanan, persatuan dan semangat kebersamaan.
Wakil Bupati Batubara menyebut Isra Mi’raj merupakan mukjizat agung Nabi Muhammad SAW yang menjadi bukti nyata kebesaran Allah SWT. Peristiwa luar biasa yang terjadi dalam waktu singkat, mengajarkan umat Islam untuk memperkuat iman dan tidak membatasi kekuasaan Allah dengan logika semata.
“Isra Mi’raj adalah pengingat agar umat Islam menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai teladan utama dalam kehidupan. Menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya adalah wujud nyata ketakwaan,”katanya.
Syafrizal juga mengatakan, hikmah Isra Mi’raj harus diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat, khususnya di Kabupaten Batubara. Nilai kejujuran, keteguhan iman, persatuan, serta toleransi menjadi fondasi penting dalam menjaga keharmonisan daerah.
“Kabupaten Batubara adalah rumah kita bersama. Jangan mudah terpecah oleh provokasi dan hal-hal negatif. Mari perkuat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah insaniyah, dan ukhuwah wathaniyah demi daerah yang damai dan harmonis,”ucapnya.
Syafrizal mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mendukung program pembangunan Pemerintah Kabupaten Batubara sebagai bagian dari ikhtiar bersama melalui tata kelola pemerintahan yang amanah, akuntabel, inovatif dan berkeadilan.
Dalm kegiatan itu, Pemkab Batubara juga menyerahkan santunan dan paket sembako kepada 30 anak yatim/piatu serta bantuan kepada 125 kelompok tani.
Pada penutupan diisi tausyiah Ustadz Nurul Ichsab yang mengingatkan pentingnya meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam beragama, bermasyarakat, maupun berbangsa.(red01)









