Pemkab Batubara Jawab Pandangan 10 Fraksi Atas Nota KUA-PPAS R.APBD

Foto: Pelaksana Tugas Bupati Batubara Oky Iqbal Frima SE saat menjawab pandangan umum 10 Fraksi DPRD Batubara atas Nota KUA-PPAS R.APBD anggaran tahun 2023.

BATUBARA.Ersyah.com l Pelaksana harian Bupati Batubara Oky Iqbal Frima SE atas nama Pemerintah Kabupaten Batubara menjawab pandangan umum 10 Fraksi DPRD atas nota KUA-PPAS R.APBD anggaran tahun 2023.

Penyampaian jawaban melalui sidang paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Batubara Muhammad Safi’i SH, Selasa (12/7/22) di Gedung DPRD Batubara, Sumatra Utara.

“Jika terdapat pertanyaan yang sama dari masing-masing fraksi, akan dijawab secara bersamaan dan apabila pertanyaan yang bersifat spesifik, akan di jawab secara tersendiri,”kata Oky Iqbal Frima.

Ia juga berterimakasih kepada 1O Fraksi DPRD Batubara dan menghargai pandangan umum seperti, Fraksi Partai Golkar, Fraksi Partai PDIP, Fraksi Partai Gerindra, Fraksi Partai PPP, Fraksi Partai Demokrat, Fraksi Partai PAN, Fraksi Partai PKS, Fraksi NKB, Fraksi Partai Nasdem dan Fraksi Partai Bulan Bintang. Atas masukan yang sangat berharga dan konstruktif guna menajamkan program/kegiatan yang direncanakan dan akan dilaksanakan pada APBD tahun anggaran 2023.

Berikut jawaban atas pandangan umum yang disampaikan 10 Fraksi DPRD Batubara.

Fraksi Partai Golkar yang disampaikan  Rizky Aryetta SST MSi. Pembangunan kantor Bupati telah dianggarkan tahun 2020, akan tetapi kerena pendemi covid-19 tidak dapat direalisasikan dan anggarannya dialihkan untuk program kegiatan yang lebih prioritas untuk penanganan pandemi covid 19.

Kembali dianggarkan tahun 2022 sampai tahun 2023, pelaksanaan kegiatan tahun jamak (multiyears) dalam hal ini pekerjaan konstruksi diestimasikan melebihi 12 bulan, disepakati dengan pesetujuan bersama antara kepala daerah dan DPRD sesuai dengan amanat permendagri nomor 77 tahun 2020.

Sementara, terkait penetapan target pendapatan asli daerah sektor pajak dan retribusi daerah berdasarkan penetapan besaran pajak yang dibayar atas jumlah potensi wajib pajak yang aktif, ditambah dengan potensi pajak yang memungkinkan untuk ditarik pajak daerahnya.

Penetapan retribusi daerah berdasarkan kemampuan penerimaan retribusi dari masing – masing OPD.

Rencana penyertaan modal Rp.10.000.000.000,- (Sepuluh Miliar) yang dianggarakan tahun 2023 diperuntukan bagi BUMD PT.Bank Sumut.

“Silpa tahun anggaran 2023 sebesar Rp.58.598.459.340,- berdasarkan keten-tuan peraturan perundangan undangan mengenai batas maksimal silpa APBD sebesar 5% dan akan dibahas lebih lanjut dalam pembahasan APBD. Atas saran dan masukan kami ucapkan terima kasih,”ujarnya.

Atas pandangan umum Fraksi Partai PDI Perjuangan, yang disampaikan  Dian Suwartono terhadap dukungan penuh penyampaian rancangan KUA-PPAS anggaran tahun 2023. Pemerintah Kabupaten Batubara akan berupaya memaksimalkan serapan anggaran tahun 2023, sehingga program kegiatan nantinya akan dimanfaat masyarakat.

Menjawab pandangan Fraksi Partai Gerindra disampaikan  Andriansyah SH dijelaskan. Terkait penghematan anggaran pemeritah Kabupaten Batubara telah mengefisienkan program kegiatan sesuai kebutuhan sehingga  meminimalisir terjadinya pemborosan anggaran. Mengenai pembangunan infrastruktur, pemerintah Kabupaten Batubara telah mengalokasikan belanja modal sebesar Rp.153.595.441.034, yang dialokasikan pada sektor pendidikan, kesehatan dan lain-lain.

Untuk Fraksi PPP disampaikan Hery Suhandani SE. Pemerintah Kabupaten Batubara akan berusaha semaksimal mungkin untuk menindaklanjutinya yang telah disampaikan.

Sementara menjawab pandangan Fraksi Demokrat disampaikan Azwar Simanjuntak SE. Terimakasih kepada Fraksi Demokrat atas dukungan penuh rancangan KUA-PPAS untuk dibahas dan ditindaklanjuti.

“Kami mohon dukungan dalam pelaksanaan proses pembahasan sampai menjadi APBD atas kerja keras seluruh jajaran eksekutif dan legislatif dalam menuntaskan visi dan misi untuk menjadikan masyarakat industri yang sejahtera, Mandiri dan berbudaya serta religius,”kata Oky.

Terkait saran dan masukan mengenai peningkatan PAD, ‘Kami pemerintah Kabupaten Batubara akan mengoptimalkannya lebih serius dan berkoordinasi lebih lanjut dengan dinas terkait.

Kemudian menjawab pandangan  Fraksi Partai PAN, disampaikan Chairul Bariah SE. Pemerintah Kabupaten Batubara mengucapkan terima kasih atas apresiasi yang diberikan. Pemerintah Kabupaten Batubara selalu berupaya meningkatkan dan mengoptimalkan potensi-potensi PAD sehingga PAD diharapkan dapat meningkat setiap tahun. Terkait target belanja daerah anggaran tahun 2023, pemerintah Kabupaten Batubara telah mengalokasikan sesuai mandatory spending, yaitu pemenuhan minimal anggaran belanja bidang pendidikan dan bidang kesehatan yang telah ditentukan dalam pedoman penyusunan APBD. Pemerintah Kabupaten Batubara dalam menyusun KUA-PPAS R.APBD tahun 2023 berpedoman Permendagri nomor 77 tahun 2020 tentang teknis pengelolaan keuangan daerah sehingga target belanja dialokasikan tepat sasaran dan dampaknya dapat dirasakan masyarakat Kabupaten Batubara.

Untuk Fraksi PKS yang disampaikan Muhammad Abduh Afrian Marpaung SKM. Terkait proyeksi pertumbuhan ekonomi pada tahun 2023, Pemerintah Kabupaten Batubara mengasumsikan salah satunya dari realisasi pertumbuhan ekonomi tahun 2021 yaitu sebesar 2,31%.

Selain itu, mengingat pandemi covid-19 belum berakhir, gejolak perekonomian dunia yang belum stabil akibat perang sehingga berdampak langsung ke perekonomian indonesia. Maka  pemerintah Kabupaten Batubara mengasumsikan pertumbuhan ekonomi minimal 2,80 %. Proyeksi tingkat kemiskinan pada tahun 2023 didasarkan pada data tingkat kemiskinan tahun 2021 yang telah dirilis BPS Kabupaten Batubara sebesar 12,38% , naik dibandingkan dengan data tahun 2020 sebesar 11,88%. Sehingga pemerintah    Kabupaten Batubara masih mengasumsikan sesuai proyeksi tahun 2022.

Selanjutnya, menjawab pandangan Fraksi NKB disampaikan Usman SE MSi, terkait pengelolaan keuangan daerah, pemerintah Kabupaten Batubara melaksanakannya secara transparan dan akuntabel. Untuk pengentasan pengangguran dan kemiskinan pemerintah Kabupaten Batubara telah menganggarkan kegiatan sosialisasi, pelatihan kerja dan pembinaan UKM masyarakat  dengan harapan penganguran dan kemiskinan akan berkurang.

Mengenai potensi objek – objek sumber pendapatan daerah akan dibahas lebih lanjut dan dilengkapi saat pembahasan rancangan KUA-PPAS dengan OPD terkait.

Fraksi Partai Nasdem yang disampaikan Dra.Tiurlan Napitupulu.

Terima kasih diucapkan atas masukan dan saran yang disampaikan pemerintah Kabupaten Batubara melalui OPD terkait akan menindaklanjuti masukan dan saran tersebut sehingga peningkatan PAD dan optimalisasi belanja daerah yang terlaksana sesuai dengan target yang telah ditentukan.

Fraksi Partai Bulan Bintang yang disampaikan Edi Syahputra ST, untuk masukan – masukan mengenai defisit belanja dan dana hibah daerah akan kami tindak lanjuti besama TAPD Kabupaten Batubara.(tim/red01)

 

iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

iklan