Anak Batubara Jadi Petugas Penurunan Bendera di Poso

  • Bagikan
Foto: Annuria Ririn Ilham Putri diabadikan bersama dr. Verna Gladies Merry Inkiriwang.
iklan

BATUBARA. Ersyah.com l Annuria Ririn Ilham Putri (16) anak Kabupaten Batubara, Sumatra Utara terpilih menjadi pembawa bendera merah putih dalam upacara Penurunan Bendera Negara Sang Merah Putih, pada Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Kemerdekan Republik Indonesia tahun 2022, (17/8/22),di Kabupaten Poso, Provinsi Sulawesi Tengah.

Annuria Ririn Ilham Putri merupakan perwakilan Paskibraka dari kelas XI IPA di  Sekolah SMAN 3 Poso.

“Saya bertugas sebagai pengapit pasukan delapan, pasukan delapan itu pasukan inti saat mengibarkan bendera, karena didalamnya Paskibraka yang bertugas untuk membawa, mengibarkan dan menurunkan bendera pusaka,”kata Annuria Ririn Ilham Putri yang akrab disapa Ririn.

Anak Perempuan pasangan Muhammad Ilham (49) dan Amira (39) berasal dari Desa Mesjid Lama Kecamatan Talawi, Kabupaten Batubara.

“Setelah lulus sekolah menengah pertama (SMP) di sekolah Al Mukhlisin Tanjung Tiram,   Kabupaten Batubara, Ririn berangkat ke Poso tinggal bersama andik saya Taufik dan bersekolah disana,”kata Muhammad Ilham kepada ersyah.com, Jum’at (19/8/22) di Desa Mesjid Lama.

Amira, tak menyangka anaknya bisa bergabung sebagai petugas pengibar bendera merah putih di Kabupaten Poso.

“Tak sadar kalau anakku sudah besar sekarang. Setelah lulus SMP dan sampai saat ini aku belum pernah berjumpa langsung hanya melalui vidio call Handpone saja bisa lihat. Terdengar dia menjadi tukang bawak bendera. Aku aja gak tau apa itu Paskibra,”ucapnya.

Ibu kandung Ririn itu mengaku terkejut mendengar kabar anaknya dipercayai sebagai petugas pengibar bendera.

“Terkejut awak. Sebab Ririn ini kesehariannya tidaklah anak yang kuat dan sering sakit karna ketahanan tubuh yang lemah,”terang Amira sambil mengusap air matanya.

Ia berharap anaknya bisa menjadi anak yang baik dan terus berpresti menjadi kebanggaan kami orang tuanya.

“Kami berharap sebagai anak pertama Ririn menjadi contoh bagi adik-adiknya. Kami selalu berpesan jangan lupa sholat, baik-baik disana, ayah mamak disini merindukanmu,”ungkap ibu anak empat itu.

Mengutip pemberitaan Posoline.com, pasukan penurun bendara tidak berbeda dengan pasukan pengibar bendera, kalau pengibar bendara diberi nama Sintuwu (Tim yang mengibarkan bendara).

Sedangkan  Maroso ( Tim yang menurunkan Bendera), tiga Paskibraka menjadi pasukan pengapit. Annuria Ririn Ilham bertugas sebagai penururan bendara, pada sore hari sekira pukul 17:00 waktu Poso.(red01)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.