Kapolres Mura Tegaskan Kasus Laka Tidak Berkaitan Meninggalnya Aipda P

Foto: Kapolres Mura AKBP Danu Agus Purnomo SIK MH saat memberikan keterangan kepada wartawan.(foto. Polres Mura)

MURA.Ersyah.com l Mobil Toyota Avanza Warna Putih Nopol BG 1407 AX, di Jl Lintas Sumatera, tepatnya di depan SMA Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas (Mura), Sumatra Selatan.

Mobil itu dikendarai Briptu HZ dan Bripda HI yang keduanya berdinas di Polres Muratara.

Kejadian itu mengakibatkan mobil tidak bisa berjalan, sehingga menitipkan di samping rumah warga, lantaran kondisinya rusak parah, ban belakang pecah tidak bisa dijalankan.

Bahkan kondisi kesehatan Briptu HZ menurun dan mengalami trauma sekaligus kecapean akibat lakalantas tersebut hingga malam hari, dikarenakan mobil tidak diambil-ambil,  warga merasa takut dan melapor ke Polres Mura.

Demikian disampaikan Kapolres Mura AKBP Danu Agus Purnomo SIK MH didampingi Kasat Intelkam AKP Rudi Hartono, Kasi Humas Iptu Herdiansyah dan Kanit Lakalantas Ipda Haris, Sabtu (17/6/23) petang, dihadapan wartawan.

“Kecelakaan tunggal personil Polri. Hari ini kami mengklarifikasi adanya informasi dan berita yang simpang siur, mengenai adanya mobil anggota Polri ditemukan warga di Desa Muara Beliti Baru,”ujar Kapolres.

Dijelaskan, kejadian menimpa  Briptu HZ dan Bripda HI meminjam mobil kepada Briptu AF untuk menjenguk istrinya sedang sakit di dusun Kecamatan Muara Kelingi, Kabupaten Mura.

Esok harinya, Rabu (14/6/2023) sekitar pukul 05.30 Wib, Briptu HZ dan Bripda HI hendak pulang melaksanakan tugas ke Polres Muratara dan saat diperjalanan tepatnys di Jl Lintas Sumatera depan SMA Muara Beliti, Kabupaten Mura, mobil yang dikendarai keduanya kecelakaan tunggal, akibat menghindari lubang dan mobil tersebut langsung hilang kendali serta terguling.

Karena tidak bisa lagi mobil dijalankan akibat ban belakang pecah, kemudian Briptu HZ menitipkan mobil disamping rumah warga. Kemudian Briptu HZ pulang kerumah di Lubuklinggau untuk menenangkan diri.

Lantaran ketiduran dan kondisi kesehatannya menurun, mengalami trauma sekaligus kecapean akibat lakalantas tersebut hingga malam hari.

Dikarenakan mobil tidak diambil-ambil, warga yang takut dan melapor ke polisi. Selanjutnya, anggota Polres Mura datang kelokasi dan langsung menghubungi Briptu AF, menanyakan perihal mobil tersebut dikarenakan dilokasi kejadian sudah banyak warga dan insan pers, sehingga mobil tersebut langsung diamankan dibawa kebengkel.

“Terkait dengan kasus meninggalnya Aipda P, hingga saat ini kami masih terus melakukan penyelidikan dan didukung rekan-rekan kami dari Polda Sumatera Selatan,”ungkap Kapolres.

Menurutnya, proses penyelidikan kasus tersebut masih berlangsung, karena tim masih berada di Polres Mura.

“Jadi tidak ada kaitan mengenai perkara kecelakaan dan kejadian sebelumnya. Kami juga masih terus mengembangkan karena untuk saat ini kami belum bisa memberikan dan menyimpulkan penyebab kematian, tetapi sampai saat ini sesuai fakta yang ada tentunya kami masih melakukan penyelidikan didukung tim Polda Sumsel,”terang Kapolres.(red01)

iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

iklan