DAERAH  

PJS Labuhanbatu Raya Silahturahmi Dengan Jurnalis Labura

Foto: Pengurus DPC PJS Labuhanbatu Raya diabadikan bersama Jurnalis di Labura.(ersyah/f.sinaga)

LABURA.Ersyah.com l Pengurus DPC Pro Jurnalis media Siber (PJS) Labuhanbatu Raya, silahturahmi dengan rekan-rekan Jurnalis di Kabupaten Labura.

Kedatangan pengurus DPC PJS Labuhanbatu Raya dipimpin Ketua Samuel Tampubolon, Wakil Ketua Ibnul Faried Sitorus SST disambut baik para Jurnalis Labura.

“PJS ini sebagai wadah organisasi profesi Pers yang memiliki visi terwujudnya transformasi Jurnalis berintegritas, Kompoten dan Frofesional. PJS dibentuk dengan tujuan agar setiap jurnalis kompeten dibidang Jurnalistik dengan mengadakan pendidikan dan pelatihan Jurnalistik,”ujar Samuel Tampubolon, Selasa (13/9/23).

Dijelaskan, untuk penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan Jurnalistik bentuk berjenjang, sebelum Jurnalis mengikuti uji Kompetensi wartawan (UKW).

“Kehadiran PJS nantinya dapat mengikis stigma buruk yang dijuluki sebagai Jurnalis bodrex, jurnalis abal-abal serta julukan lainya yang mengakibatkan kesenjangan diantara sesama pekerja Pers,”ungkap Samuel sembari menyampaikan salam dari pengurus DPD Sumut.

Samuel Tampubolon juga menyampaikan, atas permintaan dari Sekretaris DPD Sumatera Utara Sofyan Siahaan agar dibentuk kepengurusan  PJS Kabupaten Labura dan PJS Labusel. Kita harap, rekan -rekan Jurnalis yang ada di Labura dapat turut bergabung di PJS dan menyukseskan kehadiran sebagai wadah organisasi Pers yang waktu dekat ini akan menjadi konstetuen dari Dewan Pers.

Sulaiman Sitorus yang aktif di media Televisi, menyampaikan kisah singkat perjalananya di dunia Jurnalis lebih 30 tahun yang berawal dari kota Medan.

Ia juga menceritakan waktu peristiwa gempa di Aceh, yang waktu itu rekan- rekan Jurnalis saat bersama- sama di  depan kantor media sedang makan bubur gerobak jalan yang sering melintas. Tiba- tiba saja, terasa getaran gempa sunami Aceh.

“Waktu itu hampir separuh wartawan yang ada di kota Medan berangkat ke Aceh untuk melakukan peliputan peristiwa gempa itu,”sebutnya.

Ia juga mengenang betapa sulitnya akses wartawan kala itu, pengambilan gambar saat itu tidak seperti perkembangan wartawan saat ini, yang begitu mudahnya dengan menggunakan HP Androit langsung bisa bekerja.

“Kepada rekan rekan muda yang mulai berkecimpung di dunia jurnalistik, agar selalu semangat dalam menggali dan menyebarluaskan informasi, kepada masyarakat luas,” harapnya.

Selain itu Ia juga berharap kepada seluruh wartawan baik media cetak dan elektronik yang ada di Kabupaten Labura untuk tetap menjaga tali silutarahmi dan kekompakan agar soliditas tetap terjaga,”tutupnya.(F.Sinaga)

iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

iklan