Aspek Pendidikan Keagamaan Perhatian Pemkab Labura

Foto: Bupati Labura Hendriyanto Sitorus SE MM bersama Wakilnya H Samsul Tanjung ST MH, perwakilan Pondok Pesantren Shohibul Arba’ah, Ketua DP II FKPPI Sumut H. Khairuddin Syah SE dan Tokoh Agama saat memotong pita peresmian.(ersyah/f.sinaga)

LABURA.Ersyah.com l Bupati Labura Hendriyanto Sitorus SE MM apresiasi terhadap semua pihak yang ikut berperan dalam berkontribusi pembangunan sumber daya manusia (SDM) dari berbagai bidang. Termasuk aspek pendidikan keagamaan pondok pesantren jadi perhatian di Pemerintah Kabupaten Labura.

“Selamat dan sukses atas diresmikannya Pondok Pesantren Shohibul Arba’ah di dusun X Bukit Dame Desa Siamporik, Kecamatan Kualuh Selatan ini,”ujar Bupati Hendriyanto saat memberi sambutan.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif dan berkontribusi dalam mendukung pembangunannya pesantren tersebut, sehingga dapat diresmikan.

“Pemerintah Kabupaten Labura akan terus berupaya menyelaraskan program kerja pemerintah sesuai visi daerah Labura Cerdas, Sejahtera, dan Religius dengan memperhatikan aspek pendidikan berbasis keagamaan termasuk pondok pesantren,”ungkap Hendriyanto.

Ia juga menyebutkan, pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah saja, namun seluruh elemen masyarakat termasuk pesantren. Karena itu, pesantren dianggap sebagai lembaga pendidikan tertua di Indonesia ikut berperan penting dalam meningkatkan pengetahuan, keagamaan, dan moral masyarakat.

“Saya berharap, terbentuk santri dan santriwati Ponpes Shohibul Arba’ah yang berilmu, berkualitas, beriman dan berkarakter, sehingga dapat menjadi pemimpin umat dimasa depan dan tidak tertutup kemungkinan menjadi pemimpin di negeri Bumi Basimpul Kuat Babontuk Elok, amiin,”tutup Bupati Hendriyanto.

Peresmian Ponpes tersebut turut dihadiri Ketua PD II FKPPI Sumut H. Kharuddin Syah SE, Wak Bupati H. Samsul Tanjung ST MH, Camat Kualuh Selatan Suwedi S.Sos, pimpinan Bank Sumut Surya Utama, Pimpinan PT. Socfindo, para tokoh agama, tokoh masyarakat dan orang tua santri.(F.Sinaga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

iklan