Pj Gubernur Sebut Kondisi Sumut Stabil dan Aman

Foto: Pejabat Gubernur Sumut Hassanudin saat Rakor Penyelenggara Pemilu Wilayah 1.(foto. Diskominfo Sumut)

MEDAN.Ersyah.com l Memasuki tahapan Pemilu terus berjalan, namun ketenteraman umum tetap terjaga hingga kini.

“Hendaknya situasi seperti saat ini Provinsi Sumatera Utara (Sumut) tetap terkendali berada dalam kondisi yang stabil dan aman,”ujar Pejabat Gubernur Sumut Hassanudin pada pembukaan Rapat Koordinasi (Rakor) Penyelenggara Pemilu Wilayah I, Kamis (30/11/23) di Hotel Le Polonia, Jalan Jenderal Sudirman, Medan.

Menurutnya, proses tahapan Pesta Demokrasi 2024 di Sumut berjalan dengan baik, stabilitas, keamanan, ketenteraman umum tetap terjaga hingga kini. Sumut memiliki posisi strategis dengan jumlah 33 kabupaten/kota, 455 kecamatan, 5.417 desa, dan 693 kelurahan, serta 45.875 TPS. “Jumlah pemilih terbesar nomor empat Indonesia,”katanya.

Hassanudin, Pesta Demokrasi tahun 2024 memiliki kompleksitas dan dinamika tertinggi dibanding Pemilu sebelumnya.

“Pemilu kali ini juga agak rumit, karena dilaksanakan secara serentak dalam waktu bersamaan,”ucapnya.

Dirakor itu Hassanudin mengajak seluruh pihak untuk menjaga kedamaian dan kelancaran Pemilu, sebab merupakan tanggung jawab seluruh pihak untuk menjaganya.

“Pemda dan penyelenggara punya tanggung jawab agar Pemilu berlangsung aman, damai, lancar, transparan dan adil,”ungkapnya.

Hassanudin, Rakor kali ini sangat penting dan memiliki posisi strategis dalam penyelenggaraan Pemilu.

“Forum (Rakor) ini sangat penting, mari sama-sama mencegah pelanggaran kode etik, pelaksanaan Rakor ini memastikan penyelenggaraan Pemilu dapat berjalan baik dan lancar,”tukasnya.

Rakor diikuti peserta penyelenggara Pemilu, seperti Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dari Aceh, Sumut, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau dan Jambi. Turut hadir hadir perwakilan Forkopimda Sumut, Kepala Dinas Kominfo Sumut Ilyas S Sitorus dan OPD Pemprov Sumut lainnya

Sementara itu, Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Republik Indonesia (RI) Heddy Lugito menyebut Pemilu sebagai ‘ibu kandung’ demokrasi. Pemilu melahirkan pemimpin bangsa selama lima tahun ke depan.

“Pemilu akan berlangsung baik, apabila dilaksanakan oleh penyelenggaraan yang baik pula,”sebut Heddy.

Untuk itu, Heddy meminta para penyelenggara pemilu agar tetap menjaga integritas.

“Jangan sampai ada cacat moral, cacat etika, cacat administrasi dalam pelaksanaan Pemilu 2024 ini,”pesannya.(red01/RH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

iklan