Tercatat di Sumut, Kanker Payudara 393 Orang dan Kanker Paru-paru 313 Orang

Foto: Ibu-ibu kelompok pengajian dan ASN dilingkungan Pemprov Sumut saat peringatan Hari Ibu ke-99, di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Sudirman Nomor 41, Medan.(foto. Diskominfo Sumut)

MEDAN.Ersyah.com l Ditahun 2022, tercatat ada 3.206 penderita kanker di Sumut dan yang paling banyak adalah kanker payudara 393 orang, disusul kanker paru-paru 313 orang, ini menandakan kanker payudara perlu mendapat perhatian khusus,

“Ini menjadi perhatian kita bersama untuk mengedukasi ibu-ibu yang kesibukannya luar biasa, bahkan terkadang dia lupa menjaga kesehatannya sendiri. Pada peringatan Hari Ibu ke-99, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) megedukasi para ibu tentang masalah kanker, yang difokuskan kepada kanker payudara, yang banyak menyerang kaum ibu,”ujar Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (PPPA dan KB) Sumut Manna Wasalwa Lubis, Senin (4/12/23) di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Sudirman Nomor 41, Medan.

Manna Wasalwa menyebutkan, tidak sedikit penderita kanker payudara yang enggan melakukan pengobatan secara medis. Karena itu, melalui edukasi ini, diharapkan ibu-ibu menjadi lebih peka dan ikut mengedukasi keluarga, tetangga dan sanak saudara terkait kanker.

“Entah karena takut payudaranya dioperasi, enggan berkonsultasi dengan dokter, tetapi itu harus ditangani secara tepat, kalau tidak semakin lama akan semakin sulit ditangani,”kata Manna Wasalwa.

Ahli Bedah Onkologi Dedy Hermansyah selalu narasumber mengatakan, jumlah penderita kanker payudara semakin bertambah Karena banyak penderita kanker payudara yang takut akan kehilangan payudaranya, bila menjalani pengobatan secara medis.

“Kalau masih bisa dipertahankan, tentu kita akan pertahankan, ada pasien saya yang payudaranya masih bisa dipertahankan, karena sejak awal melakukan pengobatan secara medis, bukan berarti saya melarang pengobatan alternatif,”ucapnya.

Dedy berharap peserta yang hadir bisa menjadi duta kanker dilingkungannya, agar semakin banyak masyarakat yang paham pada kanker payudara dan mau menerapkan pola hidup sehat.

“Kami sangat berharap ibu-ibu yang hadir ini akan menjadi duta di keluarganya, lingkungannya atau paling tidak untuk dirinya sendiri agar bisa terhindar dari kanker payudara,”pinta Dedy.

Acara turut dihadiri berbagai kelompok pengajian ibu-ibu dan ASN Pemprov Sumut dan secara virtual ASN Kabupaten/Kota serta organisasi-organisasi masyarakat.(red01/RH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

iklan